Proses Terjadinya Kehamilan. Terjadinya kehamilan adalah masa yang sangat dinantikan oleh setiap wanita. Semua wanita di dunia ini pasti sangat bahagia jika berita ini datang. Terjadinya kehamilan kadang memang tidak disadari sepenuhnya oleh para calon ibu. Ada yang ragu-ragu  dengan tanda-tanda kehamilan bahkan ada yang tidak tahu sama sekali dengan perubahan yang mengarah pada terjadinya kehamilan. Proses terjadinya kehamilan kini menjadi hal yang mudah diketahui oleh para wanita. Para suami bahkan bisa ikut andil dalam memberikan pengetahuan dan pendapatnya akan hal ini. Mudahnya akses untuk mendapatkan informasi tentang terjadinya kehamilan memgang peranan yang sangat penting dalam menyebarkan hal ini.

Proses Terjadinya Kehamilan

Adapun beberapa informasi yang perlu diketahui tentang terjadinya kehamilan akan dijelaskan dan di bahas saat ini. Proses terjadinya kehamilan ditandai dengan adanya proses pembuahan pada sel telur yang sudah matang. Sel telur yang sudah matang sudah siap untuk menerima sperma yang akan membuahinya di saluran tuba. Kehamilan akan terjadi hanya jika sel telur sudah matang. Jika si wanita  dalam kondisi tidak subur maka sel telur tidak akan bisa dibuahi oleh  sperma. Matangnya sel telur ini diperkirakan sekitar dua minggu sebelum  dan satu minggu sesudah sang wanita mengalami menstruasi. Namun ada juga beberapa sumber yang percaya dan mengatakan bahwa masa subur wanita adalah sekitar sepuluh hari sebelum menstruasi dan satu minggu sesudahnya. Untuk lebih jelasnya, para wanita kini bisa menggunakan kalkulator masa subur yang bisa dihitung secara manual atau dengan alat yang sudah ada di pasaran untuk tahu waktu-waktu yang tepat untuk tahu waktu yang tepat terjadinya kehamilan.

Ketika si pria sudah melepaskan sperma, maka sel-sel sperma yang jumlahnya hingga jutaan ini akan ‘berenang’ menuju rahim sang wanita. Terjadinya kehamilan ‘single’ artinya hanya ada satu bayi, maka sel telur hanya dibuahi oleh satu sperma saja. Namun terjadinya kehamilan kembar disebabkan karena sel telur dibuahi oleh lebih dari satu sperma. Sperma yang membuahi sel telur bisa beragam jumlahnya, bisa dua, tiga empat atau lebih. Sedangkan sperma yang tidak bisa membuahi sel telur akan ‘mati’. Sperma hanya bisa bertahan sekitar dua atau tiga hari dan akan keluar sendiri melalui vagina si wanita.

Sel telur yang sudah dibuahi ini akan segera membelah diri menjadi dua dalam waktu beberapa jam  saja. Dalam beberapa hari, pembelahan yang dilakukan oleh sel telur yang sudah dibuahi ini  akan berjumlah berkali-kali lipat hingga menjadi bayi yang akan menempel di rahim. Setelah proses terjadinya kehamilan sudah mencapai usia dua sampai empat minggu, placenta akan terbentuk. Fungsi  utama dari placenta ini adalah sebagai pelindung bayi dan sebagai saluran dimana tali pusar memberikan makanan bagi bayi. Itulah proses terjadinya kehamilan secara normal.

Baca juga tentang madu penyubur kandungan

Bunda suka dengan artikel Proses Terjadinya Kehamilan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Kalkulator Masa Subur. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Proses Terjadinya Kehamilan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Proses Terjadinya Kehamilan, dengan URL : http://www.madupenyuburkandungan.com/proses-terjadinya-kehamilan/